Minggu, 23 Maret 2014

Helm --"

Haluuuhaaa....
Kali ini aku mau cerita tentang kejadian yang sedikit memalukan dan bikin senyum-senyum ndiri... :D

Terjadi kemaren sihh.. saat aku dijemput jenk wik, kita mau masukin berkas lamaran pekerjaan sebagai tenaga BLUD di RS Dr. Moewardi Surakarta.

Okelahh...
Lanjut kita boncengan, aku dibonceng jeng wik.. selama dijalan kita diam-diaman aja sihh... mungkin terhanyut dalam pikiran masing-masing tentang suasana di RS nanti. Secara kali ini RS yang kita datangi termasuk RS besar di kota Solo. Bagaimana penuhnya nanti acara penerimaan berkasnya. Dan jujur saja deg-deg'an juga.. #fiuuh

Eahhh,,,keluar dari benang merah dehh,,
hhehehe

Lanjut aku dibonceng jeng wik... jalanan pagi itu padat merayap. Aku mengalihkan pandangan dari yang selalu fokus melihat ke depan jalan, sesekali menengok ke sisi jalan, yang terdapat aktivitas para pedagang di pasar Sukoharjo. Nahh...saat motor merayap pelan-pelan, aku astik banget memperhatikan mas penjual es teh Gardoe(kalo gak salah). Aku liatin terus....sambil sedikit melamun sihh sebenernya, gak ada niatan apa-apa. Dan tetiba mas'nya seperti merasa diperhatikan, dan menolehlah si dia ke arahku. Sambil senyum pula!! hhahha...aku langsung kaget dong. Dalam pikiranku, kok mas'nya ngeliatin aku yg pake helm... Dan ternyata eh ternyata,,wajar aja mas'nya bisa liat aku. Lha wong helm'ku kaca'nya putih jernih transparan gini!!! Aku ngiranya kalo aku pake helm yang lama. Yang mana kaca helm'nya itu dari luar orang gak bisa liat muka kita.
ckckckck.... Malu!!
Untungnya aku selalu pake masker, jadi cuma terliat sebagian muka saja. hhehehe


Yakkkk...begitulahhh...

Kamis, 20 Maret 2014

FIRASAT



Kemarin, kulihat awan membentuk wajahmu
Desau angin meniupkan namamu
Tubuhku terpaku
Semalam, bulan sabit melengkungkan senyummu
Tabur bintang serupa kilau auramu
Aku pun sadari
Ku segera berlari

Cepat pulang, cepat kembali
Jangan pergi lagi
Firasatku ingin kau tuk
Cepat pulang, cepat kembali
Jangan pergi lagi

Akhirnya, bagai sungai yang mendamba samudra,
Kutahu pasti kemana kan ku bermuara
Semoga ada waktu
Sayangku, kupercaya alam pun berbahasa
Ada makna di balik semua pertanda
Firasat ini...
Rasa rindukan ataukah tanda bahaya?
Aku tak peduli
Ku terus berlari

Cepat pulang, cepat kembali
Jangan pergi lagi
Firasatku ingin kau tuk
Cepat pulang, cepat kembali
Jangan pergi lagi

Dan lihatlah sayang..
Hujan turun membasahi
Seolah berair mata
Cepat pulang, cepat kembali
Jangan pergi lagi
Firasatku ingin kau tuk
Cepat pulang, cepat kembali
Jangan pergi lagi

Aku pun sadari
Kau tak kan kembali lagi....

http://youtu.be/rNStlM4a5C0 

Awal Mula

Assalammualaikum.....

Yuppss..... Blog Baru!!
Khusus untuk bercerita tentang suasana kota Sorong nantinya.
Oyaa..bingung pastinya yaa, kenapa aku akan bercerita tentang kota Sorong?! hihihi....

Begini....*ehemm*
Sekitar tanggal 10an Februari 2014 kemarin, sang hubby mendapat kabar burung dari teman-teman seangkatannya (PNS angkatan 2010 se Papua) kalau ada isu-isu tentang rotasi pegawai negeri. Dikarenakan apa dan mengapa terjadi rotasi pegawai tersebut, sang hubby beserta teman-temannya masih pada syock tak mengerti.
Hari-hari setelah kabar itu di hembuskan, suasana semakin memanas, selalu penuh tanda tanya... *ckckckc*.Sang hubby yang biasanya jarang ngrumpi di sosmed, mulai aktif aje. Ini semua dikarenakan sang hubby dan aku, kurang setuju saja pindah dari kota Fakfak yang sudah mendamai dengan kita kurang lebih 2tahun ini.
Yang kita bayangkan, pastinya harus beradaptasi dengan lingkungan baru, perkenalan orang-orang baru... yahh,,,menurutku sihh ribet aja sebagai orang yang tidak mudah bergaul.


Semoga Sorong yang akan kita tinggali nanti membawa kedamaian dan kebahagiaan lahir bathin. *aamiiin*

Tanggal 01 Maret 2014, aku dan sang hubby mudik dulu ke Solo. Bukan mudik yang sebenarnya sihh. Karena sang hubby ada diklat JabFung di Bandung, jadinya aku di boyong sekalian. Daripada di Fakfak terluntang lantung gak jelas gak ada suami.

Tanggal 02 Maret 2014 sampai tanggal 09 Maret 2014, sang hubby diklat. Dan yang aku lakukan di rumah orangtua ya hanya makan tidur saja. Sudah terasa berbeda sekali rasanya. Ada perasaan sungkan, walaupun orang tua kandung.

Tanggal 12 Maret 2014 sang hubby kembali ke Fakfak.
uggghhh....hal ini sebenarnya membuatku merasa jengkel, kecewa juga. Karna sang hubby akhirnya plin plan. Dulu rencana kita, setelah diklat di Bandung kita akan segera ke Sorong. Dan ternyata perubahan rencana besar-besaran. Aku ditinggal di Solo sampai waktu yang tidak bisa ditentukan. Menyebalkan. Karna pastinya aku akan merasa sangat rindu dengan sang hubby.

Dan hari ini tanggal 20 Maret 2014 sang hubby tiba di Sorong *yeay*
Semoga sang hubby selalu di berikan kesehatan dan keselamatan. *aamiiin*

Sekian.... ^^
Tunggu ceritaku selanjutnya setelah tiba di Sorong yaaa.... :*

Wassalammualaikum....